Langsung ke konten
Marketplace plugin OJS dari Publiora untuk tim jurnal Indonesia

Plugin OJS mana yang Anda butuhkan untuk akreditasi 2026?

23 Agustus 202611 menit baca

Kepdirjen 374 terbit 6 Agustus 2026, menjalankan Permendiktisaintek 9/2026 yang berlaku sejak 7 Juli. Aturan lama tidak berlaku lagi. Peringkat sekarang hanya empat (SINTA 5 dan 6 dihapus), scoring berubah total (46 Tata Kelola + 54 Mutu Artikel), dan ada delapan kriteria gerbang yang harus lolos semua sebelum penilaian substansi dimulai.

Yang berubah paling signifikan untuk pengelola OJS: asesor sekarang boleh memeriksa backend OJS secara langsung. Bukan hanya halaman publik. Mereka bisa melihat daftar user, riwayat submission, konfigurasi plugin, dan pengaturan jurnal. Apa yang selama ini tersembunyi di panel admin sekarang menjadi bahan penilaian.

Panduan ini memetakan: dari 100 poin penilaian, area mana yang bisa dibantu plugin OJS, plugin mana untuk kriteria mana, apa yang tetap menjadi tanggung jawab tim editorial, dan berapa lama persiapannya. Dibuat untuk pengelola yang sudah membaca juknis dan sekarang bertanya "lalu apa yang harus saya pasang?".

Apa yang berubah di regulasi 2026

Sebelum masuk ke plugin, Anda perlu memahami lanskap barunya. Kalau sudah membaca juknis lengkap, lewati bagian ini.

Permendiktisaintek 9/2026 menggantikan aturan akreditasi sebelumnya. Kepdirjen 374 yang terbit sebulan kemudian adalah petunjuk teknisnya, berisi detail scoring, bobot, dan prosedur penilaian. Keduanya berlaku bersamaan.

Perubahan kunci yang berpengaruh langsung ke pengelolaan OJS:

  • Peringkat hanya 1 sampai 4. SINTA 5 dan 6 dihapus. Jurnal yang sebelumnya di peringkat itu harus naik atau kehilangan akreditasi.
  • Scoring: 46 poin Tata Kelola + 54 poin Mutu Artikel (34 substansi + 20 gaya penulisan). Separuh lebih nilai ada di kualitas konten, bukan manajemen.
  • Delapan gate criteria (PASS/FAIL) yang harus lolos semua sebelum penilaian dimulai. Gagal satu saja, jurnal tidak dinilai.
  • Kebijakan AI wajib dimiliki dan dipublikasikan. Ini baru.
  • Transparansi APC wajib. Informasi biaya harus jelas dan bisa diakses publik.
  • Monitoring pasca-akreditasi. Peringkat bisa turun kapan saja kalau standar tidak dipertahankan.
  • Disinsentif plagiarisme sampai minus 20 poin. Bukan sekadar catatan, tapi pengurang langsung.
  • Asesor dapat memeriksa backend OJS. Dashboard admin, daftar plugin aktif, konfigurasi, semuanya bisa dilihat.

Delapan gate criteria: lolos semua atau tidak dinilai

Ini bukan poin yang dikumpulkan. Ini gerbang. Kalau satu saja tidak terpenuhi, jurnal Anda tidak masuk tahap penilaian. Tidak ada "hampir lolos".

Perhatikan: semua gate ini bersifat administratif dan teknis. Tidak ada yang memerlukan plugin khusus untuk dipenuhi. Plugin membantu di tahap penilaian sesudahnya, bukan di gate. Tapi kalau DOI belum lengkap atau full text tidak bisa diakses, masalah itu harus diselesaikan lebih dulu sebelum memikirkan plugin apa pun.

  • e-ISSN terdaftar dan aktif.
  • Terbit konsisten minimal 3 tahun berturut-turut tanpa jeda.
  • Minimal 2 terbitan per tahun.
  • Minimal 5 artikel per terbitan.
  • DOI aktif di seluruh artikel (bukan hanya sebagian).
  • Full text artikel bisa diakses publik (open access atau mekanisme akses yang jelas).
  • Etika publikasi dan COPE dipublikasikan di website jurnal.
  • Transparansi APC: informasi biaya jelas, termasuk kalau gratis.

Apa yang asesor lihat di backend OJS

Ini bagian yang paling jarang dibahas karena baru. Di regulasi sebelumnya, asesor hanya melihat halaman publik. Sekarang mereka boleh masuk ke panel admin. Apa yang mereka periksa?

Berdasarkan rubrik penilaian di juknis:

Ini bukan berarti asesor akan menghukum jurnal yang tidak pakai plugin tertentu. Yang mereka nilai adalah hasilnya: apakah data rapi, proses terdokumentasi, dan pengelolaan terlihat sadar mutu. Plugin adalah salah satu cara mencapai itu, bukan satu-satunya.

  • Daftar user terdaftar: apakah ada pola registrasi spam yang menunjukkan pengelolaan lemah. Ratusan akun dengan email acak dan afiliasi kosong langsung terlihat.
  • Proses review: apakah benar dilakukan, berapa lama, reviewer siapa, apakah formulir review terisi substansial.
  • Metadata penulis: ORCID terisi atau tidak, afiliasi konsisten atau berantakan, kelengkapan informasi per artikel.
  • Plugin yang aktif: asesor bisa melihat daftar plugin dan konfigurasinya. Plugin yang relevan dan dikonfigurasi dengan benar menunjukkan pengelolaan profesional.
  • Statistik: data keterbacaan tersedia dan masuk akal, bukan nol semua.
  • Alur editorial: apakah ada jejak keputusan (accept/reject/revise) yang terdokumentasi per submission.

Pemetaan plugin per area penilaian

Dari 46 poin Tata Kelola dan 54 poin Mutu Artikel, ini area yang bisa dibantu oleh plugin:

  • Accentra - Tata Kelola: keamanan registrasi. Menahan pendaftar sampai disetujui, auto-approve domain kampus, catatan keputusan per user. Hasil: daftar user bersih saat asesor membukanya, tidak ada ratusan akun spam yang menunjukkan kelemahan pengelolaan. Area scoring: manajemen pengguna, profesionalisme pengelolaan.
  • Orcidra - Mutu Artikel (metadata): identitas penulis. Mengembalikan input ORCID manual di OJS 3.5 yang menonaktifkannya, validasi format. Hasil: ORCID terisi di mayoritas artikel, metadata lengkap saat dikirim ke Crossref, terlihat standar internasional. Area scoring: kelengkapan metadata penulis, identifikasi unik.
  • Affilora - Mutu Artikel (metadata): afiliasi penulis. Normalisasi variasi nama institusi, autocomplete dari daftar bersih, dukungan ROR dan Webometrics. Hasil: nama institusi konsisten di seluruh arsip, data siap untuk laporan per institusi, asesor tidak melihat satu kampus ditulis empat cara berbeda. Area scoring: kelengkapan dan konsistensi metadata.
  • Impactora - Tata Kelola: penyebarluasan dan dampak. Menampilkan daftar artikel paling banyak disitasi dari Google Scholar di halaman jurnal. Hasil: bukti bahwa artikel benar-benar dikutip orang lain, terlihat di halaman publik tanpa perlu masuk panel. Area scoring: bukti dampak dan penyebarluasan.
  • Statsora - Tata Kelola: bukti keterbacaan. Menampilkan jumlah pembaca dan unduhan di setiap halaman artikel. Hasil: angka views/downloads terlihat publik, asesor langsung melihat bahwa jurnal dibaca. Area scoring: bukti keterbacaan, statistik penggunaan.

Yang tidak bisa diselesaikan plugin apa pun

Ini bagian yang paling penting dan paling sering diabaikan oleh siapa pun yang menjual solusi teknis. Plugin memperbaiki infrastruktur metadata dan tampilan. Plugin tidak bisa memperbaiki:

Dari 100 poin total, area yang bisa dibantu plugin berkisar di 15 sampai 20 poin dari sisi Tata Kelola (kebersihan data, bukti dampak, bukti keterbacaan, profesionalisme pengelolaan). Sisanya adalah pekerjaan manusia yang tidak bisa diotomasi.

Siapa pun yang menjanjikan bahwa plugin tertentu akan "membuat jurnal lolos akreditasi" sedang melebih-lebihkan. Plugin membantu di areanya. Area terbesar tetap di tangan tim editorial.

  • Kualitas substansi artikel (34 dari 54 poin Mutu Artikel). Tidak ada plugin yang membuat naskah lebih bermutu. Ini sepenuhnya bergantung pada kualitas penulis yang submit dan ketelitian reviewer yang menilai.
  • Gaya penulisan ilmiah (20 dari 54 poin Mutu Artikel). Konsistensi sitasi, kejelasan argumen, struktur akademik. Ini kompetensi manusia.
  • Keahlian dan rekam jejak reviewer. Asesor melihat siapa yang me-review. Reviewer tanpa publikasi atau dari bidang yang tidak relevan langsung terlihat.
  • Proses review yang substansial. Formulir review yang diisi seadanya ("artikel bagus, layak terbit") tanpa komentar bermakna terlihat jelas di backend.
  • Orisinalitas konten. Disinsentif plagiarisme bisa memotong 20 poin. Tidak ada plugin yang membuat naskah menjadi orisinal.
  • Kebijakan AI. Harus ditulis, dipublikasikan, dan benar-benar dijalankan. Ini keputusan editorial, bukan fitur teknis.
  • Konsistensi penerbitan. Terbit tepat waktu, minimal 2 kali setahun, 5 artikel per terbitan. Ini disiplin operasional.

Timeline persiapan: mulai dari mana dan berapa lama

Asumsi: jurnal Anda sudah lolos delapan gate criteria (e-ISSN aktif, DOI lengkap, dsb). Kalau belum, selesaikan gate dulu karena tanpa itu penilaian tidak dimulai.

Untuk persiapan area yang bisa dibantu plugin, timeline realistis:

Total waktu minimum: 4-6 minggu kalau dikerjakan serius. Ini hanya untuk area teknis dan metadata. Memperbaiki kualitas review, membangun kebijakan AI, dan memastikan orisinalitas artikel butuh waktu terpisah dan biasanya lebih lama.

Kalau jadwal penilaian Anda kurang dari sebulan, fokus ke yang paling terlihat: bersihkan user spam dan tampilkan statistik dulu. Itu perubahan tercepat dengan dampak visual terbesar saat asesor membuka backend dan halaman publik.

  • Minggu 1-2: Audit data. Ekspor daftar user (cek spam), ekspor metadata penulis (cek ORCID kosong dan variasi afiliasi), cek apakah statistik OJS berjalan. Ini hanya identifikasi masalah, belum perbaikan.
  • Minggu 2-3: Bersih-bersih user. Nonaktifkan akun spam, pasang mekanisme moderasi registrasi supaya tidak terulang. Kalau memakai Accentra, ini selesai dalam sehari.
  • Minggu 3-5: Normalisasi afiliasi. Ini yang paling lama kalau manual (ratusan artikel). Dengan alat normalisasi massal bisa 1-3 jam. Lengkapi ORCID untuk penulis yang datanya sudah Anda ketahui.
  • Minggu 3-5 (paralel): Pasang tampilan statistik dan sitasi di halaman publik. Kalau memakai Statsora dan Impactora, ini hitungan menit per plugin.
  • Minggu 6: Verifikasi. Buka halaman publik dari browser biasa, periksa apakah metadata terlihat lengkap, afiliasi konsisten, ORCID ada, angka pembaca tampil, sitasi terlihat. Simulasikan apa yang dilihat asesor.

Paket yang mencakup semuanya

Kalau Anda membaca pemetaan di atas dan menyadari bahwa jurnal Anda butuh lebih dari satu plugin, membeli terpisah lebih mahal dan lebih merepotkan. Tiga kali checkout, tiga invoice, tiga proses verifikasi domain.

Paket Profesional mencakup Accentra, Orcidra, Affilora, Impactora, dan Statsora dalam satu lisensi. Satu pembayaran, satu invoice, semua plugin aktif di hari yang sama. Diskon hingga 12 persen dari harga satuan.

Untuk institusi yang mengelola beberapa jurnal, tersedia paket multi-jurnal dan multi-domain dengan penghematan lebih besar lagi.

Yang penting dipahami: paket mempercepat persiapan teknis. Area 54 poin Mutu Artikel tetap menjadi pekerjaan rumah tim editorial yang tidak bisa dibeli.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah plugin tertentu diwajibkan untuk akreditasi 2026?

Tidak. Juknis tidak menyebut plugin spesifik apa pun. Yang dinilai adalah hasilnya: metadata lengkap, data bersih, bukti dampak terlihat, pengelolaan profesional. Plugin adalah salah satu cara mencapai itu. Jurnal yang bisa mencapai hal sama tanpa plugin sama sekali tidak kehilangan poin.

Apakah SINTA 5 dan 6 masih bisa dipertahankan?

Tidak. Peringkat 5 dan 6 dihapus di regulasi baru. Jurnal yang sebelumnya di peringkat itu harus memenuhi standar minimal Peringkat 4 untuk tetap terakreditasi. Kalau tidak memenuhi, akreditasinya tidak diperpanjang.

Asesor benar-benar bisa masuk ke panel admin OJS?

Ya. Juknis 374 secara eksplisit mengizinkan asesor memeriksa backend sistem pengelolaan jurnal. Mereka bisa diberikan akun dengan peran terbatas untuk melihat data tanpa mengubah apa pun. Ini berbeda dari regulasi sebelumnya yang hanya menilai dari halaman publik.

Berapa poin yang bisa dipengaruhi plugin dari total 100?

Perkiraan realistis: 15-20 poin dari area Tata Kelola (kebersihan registrasi, kelengkapan metadata, bukti dampak, bukti keterbacaan). Sisanya bergantung pada kualitas konten, proses review, orisinalitas, dan konsistensi penerbitan yang semuanya pekerjaan manusia.

Apakah monitoring pasca-akreditasi berarti peringkat bisa turun kapan saja?

Ya. Regulasi baru memungkinkan penurunan peringkat di luar siklus penilaian reguler kalau jurnal tidak mempertahankan standar yang dijanjikan. Ini termasuk pelanggaran etika, inkonsistensi penerbitan, atau temuan plagiarisme. Jurnal yang lolos akreditasi tidak bisa langsung bersantai.

Kebijakan AI wajib isinya apa?

Juknis mensyaratkan jurnal memiliki dan mempublikasikan kebijakan terkait penggunaan AI dalam proses editorial dan penulisan. Isinya diserahkan ke masing-masing jurnal, tapi minimal harus menyatakan posisi jurnal soal penggunaan AI oleh penulis, oleh reviewer, dan oleh editor. Tidak ada template baku dari Dikti.

Butuh bantuan yang lebih spesifik untuk jurnal Anda? Buka tiket bantuan.